Social Icons

Minggu, 12 Oktober 2014

Cinta..........



7 CARA MENGETAHUI DIA JODOH YANG BAIK ATAU BUKAN
1. Lihat penghormatannya pada ayah ibunya (Jika ia baik pada keluarganya, ada kemungkinan besar iapun berbuat baik padamu dan keluargamu)
2. Lihat bagaimana kasihnya pada anak kecil (karena kelak kau kan punya keturunan, lihatlah apakah ia dekat dengan anak kecil? Karena ia kan menjadi ibu atau ayah bagi keluargamu)
3. Lihat sholatnya (Coba cari informasi tentang ibadahnya, khususnya mengenai sholat. Apakah ia sholat tepat waktu? Jika lelaki apakah ia suka ke masjid bahkan menjadi imam atau mu'adzin? Jika ya. poin plus untuknya. Karena ia insyaAllah mampu menjadi imammu)
4. Lihat karakternya (Selami lebih dalam kelebihan dan kekurangan sifatnya. Lalu tanya pada diri sendiri siapkah saya menoleransi kekurangannya?)
5. Tanya apa visi atau citanya dalam menikah (menikah itu bukan hanya satu dua hari, ia sebuah organisasi terkecil yang sangat penting. Maka, tanpa visi yang jelas yang ada hanyalah kehampaan dalam rumah tangga)
6. Tanya pada Sahabat terdekatnya (Orang terdekat biasanya mengatakan apa adanya tentang dirinya. Gali informasi sangat detil dari dirinya. Pastikan dapat dipercaya)
7. Jika semua poin di atas sudah terceklis. Jangan lupa tanya baik-baik, "Maukah dia menjadi jodohmu?" (Karena iapun menginginkan poin-poin yang sama darimu)
Moga kau segera mendapatkan jodoh terbaik. aamiin

Seringkali, bukan karena gagal.
Tapi kurang sabar dalam proses.

Seringkali, bukan tak ada jalan.
Tapi malas membuka jalan.

Seringkali, bukan tak ada yang membantu.
Tapi tak mau mencari bantuan.

Seringkali, bukan kurang menarik.
Tapi kurang konsisten.

Kebanyakan yang gagal ialah
ingin mendapatkan hasil besar instan
dalam waktu sesingkat mungkin
Jika tidak berhasil, mudah kecewa dan beralih pada bidang lain.
Akhirnya tidak pernah jadi yang terbaik.

Padahal,
Steve Job besar dengan Apple,
Bill Gates terkaya cukup dengan Microsoft.
Mark Zuckerberg berhasil dengan Facebook.
Begitu juga dengan Amazon, Google dan perusahaan besar lainnya.

Perluas planning, percepat action.
Mimpi melangit, karya membumi.
InsyaAllah, harapan sesuai kenyataan.
Cita-cita segera didapatkan.


Engkau yang sedang dalam penantian.
Jangan putus berharap,
Jangan bosan berdo'a,
Jangan lelah berusaha.

Karena jodohmu telah tertulis di lauh mahfudz. Namun kaulah yang mesti menjemputnya.

Do'akan ia di sujud malammu.
Jemput ia dengan ketaatan pada Tuhanmu.
Pinang dirinya dengan keyakinan total akan Rabbmu.

Seringkali, pertolongan Allah hadir saat niat lurus, usaha jalan terus, insyaAllah prosesnya begitu mulus.
Jangan Jatuh Cinta! Tapi Bangun Cinta


Kalau cari istri yang fasih mengaji.
Tajwid aja diperhatiin apalagi suami.

Kalau cari istri yang baik sama anak-anak.
Anak orang aja disayangin apalagi anaknya sendiri.

Kalau cari istri yang suka sholat tepat waktu. Ajakan Allah aja ditaati, ajakan suami insyaAllah dituruti.

Kalau cari istri yang berhijab syar'i. Belum nikah aja bisa menjaga dirinya, udah nikah pandai menjaga harta dan amanah suaminya.

Semoga kau termasuk lelaki beruntung itu. Dan wanita, moga segera dipertemukan oleh lelaki beruntung itu. Karena ia kan senantiasa memuliakanmu dalam bingkai ketaatan padaNya. Aamiin
Mungkin, yang pergi dengan kenangan indah itu CINTA
Namun yang datang dengan komitmen itu JODOH
Mungkin, yang menggelisahkan hati itu BERHARAP
Namun yang menentramkan hati itu YAKIN
Mungkin, yang tak bisa dilupakan itu MASA LALU
Namun yang bisa kita ubah itu HARI INI
Mungkin, yang menyesakkan dada itu CEMBURU
Namun yang melegakan dada itu IKHLAS
Memang berat untuk melupakan dirinya,
yang pernah memberikan warna dalam hidup
yang pernah memercikkan noktah cinta dalam hati
Namun, waktu yang akan menjawab..
Siapa belahan jiwa sebenarnya yang Dia anugerahkan
Untuk menjadi tempat yang halal untuk menambatkan hati juga
mengekspresikan segala warna cinta.
Semua akan indah pada waktunya,








Bila melihat malam yang indah ini
Tidak terasa kebesaran Allah
Bila mendapat musibah lupa dirinya hamba
Nikmat yang datang tiada rasa darinya
Sepatutnya rasa malu kepadaNya
Kerana anugerah kepada kita
Membuat dosa rasa kekesalannya
Buta hati lebih berbahaya
Buta mata tidak nampak dunia
Buta hati tidak nampak kebenaran
Buta hati di tipu nafsu dan syaitan
Bahkan dilupakan saja
Semua orang rasa bangga dengan dosa
Bila menyebut neraka
Tidak terasa akan gerunnya
Bila menyebut syurga
Tidak terasa akan nikmatnya
Itu menunjukkan
Jiwa kita mati atau buta
(Hijjaz: Antara mata dan hati)
“Katakanlah, kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk menulis kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis ditulis kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun kami datangkan tambahan sebanyak itu pula.” (QS. Al Kahfi: 109)
“Dan seandainya pohon-pohon di muka bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh lautan lagi, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Luqman: 27).
“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihtaanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah.” (QS. Al Mulk: 3-4)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar